Cemburu Buta Sebabkan Pria Tembak Mantan Pacarnya Pakai Senapan Angin

Seorang pria dengan insial EY (27) dilaporkan tega menembak mantan pacarnya yang berinisial WL (23) dan juga pria dengan inisial MR (23) menggunakan senapan angina. Di duga motif dari penembakan tersebut adalah karena rasa cemburu. Penembakan yang terjadi pada hari Minggu (11/8) kemarin, tepatnya pukul 16.00 WIB terjadi di Duren Sawir, Jakarta Timur.

Tembak Dengan Senapan Angin

Menurut keterangan dari Kapolres Jakarta Timur Kombes Ady Wibowo, hal ini bermula saat EY menjemput WL di tempat kerjany untuk kemudian dibawa ke Duren Sawit yang mana menjadi lokasi penembakan. Disebut pelaku adalah mantan pacar korban.

“Pelaku menjemput korban ke tempat kerjanya kemudian di bawa ke TKP (tempat kejadian perkara),” kata Ady ketika dikonfirmasi hari Senin (12/8).

Saat tiba di TKP, menurut Ady, pelaku lalu menghubungi MR dengan memakai telepon genggam milik WL. Tujuannya tak lain untuk membuat perhitungan dengan MR yang diduga kuat sebagai teman dekat WL. Setelah MR sampai di lokasi, maka terjadilah keributan besar. Ketika diajak bicara MR, pelaku menolaknya. “Pelaku tidak terima dan langsung emosi memukul kepala korban (MR).”

Pelaku memukul kepala MR menggunakan senapan angin. Ketika memukul MR, senapan angin itu mengeluarkan peluru kemudian mengenai perut mantan pacarnya, WL. Peristiwa tersebut tak membuat pelaku lantas menghentikan perbuatannya. Ia kembali lagi memasukkan peluru ke dalam senapan anginnya itu.

Lalu MR berusaha merebut senapan angin yang dipakai pelaku itu. Tapi EY langsung saja menembakkan senapan anginnya ke kaki MR. Akhirnya senjata tersebut berhasil direbut oleh MR, namun kembali lagi EY beringas dengan cara mengambil batu dan memukulnya ke kepala MR.

“Pelaku mengambil batu dan akhirnya memukulkannya ke arah korban mengenai bagian jidat korban,” lanjut Ady. Untung saja peristiwa tersebut berhasil dihentikan oleh tim buser yang tengah melakukan observasi di sekitar TKP tersebut. WL dan MR langsung segera dilarikan ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. Sedangkan pelaku sampai dengan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif tepatnya di kantor kepolisian.

Kasus Serupa

Kasus tentang mantan pacar atau mantan kekasih yang tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya bukan lah yang pertama terjadi di Duren Sawit. Pasalnya peristiwa serupa terjadi juga di Tangerang di mana pelaku merupakan tunangan korban.

Pelaku pembunuhan berinisial J adalah tunangan korban berinisial FSL (!7). “Tersangkan merupakan tunangan korban,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, AKBP Alexander Yuriko, bulan Juni lalu, saat peristiwa terjadi.

Ia menuturkan bahwa motif pelaku melakukan hal tersebut karena ia merasa sakit hati pada korban. Pelaku mengungkapkan pada polisi bahwa korban sering membahas mantan pacarnya. “Tersangka yang merupakan t8unangan korban merasa sakit hati dan sering cekcok dengan korban terkait keberadaan mantan pacar korban,” tutur Alex.

Karena sakit hati itu lah, akhirnya sang pelaky melakukan aksi pembunuhan itu dengan mencekik leher korban sampai kehabisan nafas. Lalu pelaku juga mengikat tangan dan juga kaki korban memakai tali rafia.

Menurut hasil autopsi, Alex mengatakan bahwa korban meninggal karena terhalangnya saluran pernapasan korban karena proses penyumbatan paksa dari luar. Tidak hanya itu, hasil autopsi juga menemukan adanya luka di bagian kepala korban karena adanya pukulan benda tumpul. Alex mengatakan bahwa di TKP sangat sepi dan tidak ada kamera CCTV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *